Satronic Sel biru FC13A (digantikan oleh FT13-V)
Satronic Blue cell FC13A (digantikan oleh FT13-V) adalah sensor nyala api tipe phototransistor yang dirancang untuk mendeteksi api pada pembakar minyak (oil burner) dan pembakar biomassa (biomass burner). Sensor ini…
SKU 3G-CBM-05983
Juga terdaftar sebagai: REL 40209 · REL-40209
- 6–10 business days door-to-door; Bea Cukai clearance typically 3–5 business days.
- Invoicing in IDR or USD. Bank transfer and corporate PO accepted.
- Dikirim ke: Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Batam
Local availability & support — Indonesia
- Phone
- +65 8878 8355
Butuh bantuan pemasangan atau rekayasa?
Ajukan pertanyaan
Deskripsi Produk
Satronic Blue cell FC13A (digantikan oleh FT13-V) adalah sensor nyala api tipe phototransistor yang dirancang untuk mendeteksi api pada pembakar minyak (oil burner) dan pembakar biomassa (biomass burner). Sensor ini menggunakan phototransistor sebagai elemen penginderaan yang merespons cahaya tampak dalam rentang 300–750 nm, dengan panjang kabel standar 620 mm dan suhu operasi antara -20 °C hingga +70 °C. Sebagai pengganti fotosel FCxx sebelumnya, FT13-V menawarkan kompatibilitas dengan unit kontrol Brahma yang telah disiapkan untuk fotosel lama.
Supplied to Indonesia — compatible with 50 Hz installations. DHL Express delivery to Jakarta, Surabaya, Bandung, customs and duties handled door-to-door.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa fungsi Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) pada pembakar industri?
Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) berfungsi sebagai sensor pendeteksi nyala api pada pembakar minyak (oil burner) dan pembakar biomassa (biomass burner). Sensor ini menggunakan phototransistor yang mengubah arus listrik berdasarkan intensitas cahaya api, sehingga dapat mendeteksi keberadaan api dan mengirimkan sinyal ke unit kontrol Brahma.
Apa spesifikasi teknis Satronic Blue cell FC13A (FT13-V)?
Spesifikasi teknis Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) meliputi: tipe sensor phototransistor, rentang sensitivitas 300–750 nm (cahaya tampak), panjang kabel standar 620 mm, dan suhu operasi -20 °C hingga +70 °C. Sensor ini kompatibel dengan unit kontrol Brahma yang telah disiapkan untuk fotosel FCxx.
Apakah Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) bisa digunakan untuk pembakar biomassa?
Ya, Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) dirancang untuk mendeteksi nyala api pada pembakar minyak (oil burner) maupun pembakar biomassa (biomass burner) seperti pelet, kayu, atau biji-bijian. Sensor phototransistor ini mampu merespons spektrum cahaya tampak yang dihasilkan oleh api biomassa.
Di mana beli Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) di Indonesia?
Anda dapat membeli Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) melalui 3G Electric, distributor resmi yang memasok dan mengirimkan peralatan industri ini ke seluruh Indonesia. Kami menangani logistik dan kepabeanan sehingga produk sampai ke lokasi Anda dengan aman. Hubungi kami untuk minta penawaran.
Bagaimana cara memasang Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) dengan benar?
Pemasangan Satronic Blue cell FC13A (FT13-V) harus dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Pastikan sensor ditempatkan di lokasi yang bebas dari cahaya sekitar yang mengganggu (noise). Sambungkan kabel sensor (panjang standar 620 mm) ke unit kontrol Brahma yang kompatibel sesuai diagram pengkabelan. Suhu operasi harus dijaga antara -20 °C hingga +70 °C.
Digunakan dalam
Aplikasi umum untuk SatronicSatronic Produk
3G Electric memasok Satronic burner controls. Kami menyediakan produk asli dengan ketersediaan tersedia di gudang untuk SKU umum, dokumentasi teknis, dukungan commissioning, dan layanan garansi — di seluruh dunia.
